JAKARTA, fti.untar.ac.id – Penguasaan infrastruktur jaringan dan Internet of Things (IoT) kini menjadi kunci utama dalam mempercepat transformasi digital di berbagai sektor industri. Menjawab tantangan tersebut, Fakultas Teknologi Informasi Universitas Tarumanagara (FTI Untar) menyelenggarakan webinar internasional bertajuk “Connecting The Future: From Computer Networks to Internet of Things” pada Jumat, 16 Oktober 2026, secara daring melalui Microsoft Teams.
Acara ini menghadirkan dua pakar akademisi internasional, yaitu Januario Freitas Araujo Bernardo, S.Kom., M.Kom. (Dekan Fakultas Teknik Universidade Dili / UNDIL, Timor Leste) dan Tony, S.Kom., M.Kom., Ph.D. (Dosen FTI Untar). Kedua narasumber menyoroti bagaimana keandalan konektivitas dan jaringan modern memberikan dampak langsung (impact) terhadap efisiensi operasional, keamanan data, serta penciptaan inovasi baru di era digital.
Dalam pemaparannya, Januario Freitas Araujo Bernardo menekankan bahwa penerapan arsitektur modern seperti transisi ke IPv6 memberikan dampak signifikan berupa kapasitas alamat tak terbatas yang dibutuhkan oleh miliaran perangkat IoT di masa depan. Selain itu, adopsi sistem keamanan Zero Trust Architecture serta penguasaan peranti simulasi jaringan (seperti Cisco Packet Tracer dan EVE-NG) memberi dampak langsung pada peningkatan kompetensi praktis mahasiswa agar siap meraih sertifikasi internasional dan beradaptasi di industri digital.
Sementara itu, Tony, S.Kom., M.Kom., Ph.D. mengupas dampak integrasi jaringan komputer pada ekosistem Internet of Things (IoT). Konektivitas jaringan yang terstruktur dan berpotensi rendah terbukti memberikan dampak nyata pada otomatisasi industri, pemantauan jarak jauh secara real-time, hingga pengembangan kota cerdas (smart city). Melalui webinar ini, FTI Untar terus berkomitmen mencetak lulusan yang adaptif, kompeten, dan siap menjadi penggerak utama transformasi digital di tingkat nasional maupun internasional.


