JAKARTA, fti.untar.ac.id – Pada acara PKKMB Untar 2026 Day 2 yang dilaksanakan 13 Agustus 2026, Universitas Tarumanagara menggelar Kuliah Umum Perdana bertempat di Tarumanagara Arena, Kampus 1 Untar. Kegiatan berskala universitas ini menghadirkan tamu penting, yakni Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Komjen Pol. Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., sebagai narasumber utama. Acara ini diikuti dengan antusias oleh ribuan mahasiswa baru angkatan 2026 yang berasal dari Fakultas Teknologi Informasi (FTI), Fakultas Teknik (FT), Fakultas Arsitektur, Perencanaan, dan Real Estat (FAPRE), serta Fakultas Kedokteran (FK) Untar.
Mengusung tema pencegahan kejahatan dan penyalahgunaan narkotika di kalangan mahasiswa Indonesia, kuliah umum ini berfokus pada peningkatan kesadaran kritis serta pembentukan aksi nyata generasi muda dalam membentengi diri dari ancaman peredaran gelap narkoba di lingkungan perguruan tinggi.
Dalam pemaparannya, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto membeberkan data krusial terkait tren serta jumlah korban penyalahgunaan narkotika yang menyasar usia produktif, khususnya mahasiswa. Beliau membedah berbagai faktor pemicu utama, modus operandi peredaran terbaru termasuk maraknya penyalahgunaan zat berbahaya yang diselubungkan ke dalam cairan rokok elektrik (vape) serta bahaya latennya terhadap masa depan akademis, kesehatan fisik, dan mental generasi muda. Tak hanya itu, dipaparkan pula strategi operasi pencegahan terpadu yang dijalankan oleh BNN RI serta pentingnya partisipasi aktif sivitas akademika dalam melaporkan dan menangkal potensi penyebaran narkoba di sekitarnya.
Penyelenggaraan kuliah umum perdana ini memberikan manfaat yang sangat signifikan, baik bagi mahasiswa maupun keorganisasian FTI Untar. Bagi mahasiswa baru, pemahaman mendalam ini menjadi modal ketahanan diri (self-defense) agar terhindar dari pergaulan negatif selama menjalani masa perkuliahan. Sementara bagi FTI Untar dan universitas, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan lingkungan kampus yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba. Sinergi ini sekaligus menegaskan komitmen Untar dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis dan teknologis, tetapi juga memiliki integritas serta karakter berbangsa yang kuat.

