Prof. Dr. Dyah Erny Herwindiati, Guru Besar Fakultas Teknologi Informasi (FTI) UNTAR, resmi mengemban tanggung jawab strategis sebagai anggota Tim Penilaian Angka Kredit (PAK) LLDIKTI Wilayah III tahun 2026. Penugasan ini dimulai dengan rapat koordinasi perdana pada 10 Februari 2026 yang membahas arah kebijakan penilaian dosen di tingkat wilayah. Keterlibatan ini memosisikan FTI UNTAR secara langsung dalam proses pengawasan mutu dan standarisasi karir akademisi di lingkup regional secara objektif.
Peran tersebut diperluas melalui rekrutmen Asesor PAK untuk bidang Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) 2026, di mana Prof. Dyah mengikuti pertemuan awal pada 27 Maret 2026. Berdasarkan surat penugasan resmi, beliau akan menjalankan fungsi penilaian bagi para dosen mulai tanggal 6 April hingga 8 Mei 2026. Fokus pada bidang Abdimas ini menegaskan bahwa validasi terhadap kontribusi sosial dosen kini menjadi prioritas teknis yang krusial guna memastikan dampak nyata perguruan tinggi bagi masyarakat.
Efisiensi birokrasi dan transparansi karir menjadi urgensi dalam Sosialisasi Petunjuk Teknis Layanan Pengembangan Karier dan Profesi Dosen 2026 Tahap 2 pada 1 April 2026. FTI UNTAR mengambil langkah proaktif untuk memastikan setiap dosen memahami setiap detail perubahan regulasi teknis terkait kenaikan jabatan fungsional agar tetap selaras dengan standar terbaru LLDIKTI. Pemahaman terhadap petunjuk teknis ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan syarat mutlak untuk menghindari hambatan dalam proses pengembangan profesionalisme pendidik.
Integrasi kepemimpinan FTI UNTAR dalam struktur LLDIKTI III ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi institusi dalam dinamika akademik di Jakarta. Dengan terlibat langsung sebagai penilai dan peserta aktif dalam pembaruan regulasi, fakultas memastikan bahwa arah pengembangan karir dosen tetap terukur dan berintegritas. Konsistensi dalam mengikuti standar regional ini menjadi kunci utama bagi FTI UNTAR untuk mempertahankan daya saing di tengah perubahan regulasi pendidikan tinggi yang dinamis.


