Perkuat Peran AI dalam Ketahanan Iklim dan Pembangunan Berkelanjutan
SHANGHAI – Universitas Tarumanagara (Untar) terus memperkuat kontribusi akademiknya di kancah internasional. Kali ini, Teny Handhayani, PhD., dosen spesialis Machine Learning dari Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Untar, hadir dalam kegiatan bergengsi Shanghai Forum 2026 di Fudan University, China, yang berlangsung pada 24-25 April 2026.

Kehadiran Teny Handhayani merupakan undangan khusus dari Dr. Albertus Sulaiman selaku Kepala Pusat Riset Iklim dan Atmosfer dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Dalam kolaborasi ini, Untar menjadi mitra strategis BRIN bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Fudan University untuk menginisiasi proyek percontohan (pilot project) bertajuk: “AI-Driven Urban Air Quality Management: Transforming Jakarta’s Atmosphere through Global Collaboration for SDGs”.
Misi Global untuk Jakarta yang Lebih Hijau
Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif internasional AISUS+ (AI for Sustainable Urban Systems and Climate Resilience), sebuah gerakan global yang didukung oleh Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) dan Program Lingkungan PBB (UNEP). Fokus utama AISUS+ adalah mengeksplorasi bagaimana kecerdasan buatan (AI) dapat menjadi penggerak utama dalam transformasi sistem perkotaan menghadapi tantangan perubahan iklim.
Dalam forum tersebut, Teny Handhayani, Ph.D. memaparkan hasil penelitian terkait isu perubahan iklim serta menjajaki potensi kerja sama lebih lanjut antar praktisi global. “Targetnya adalah membangun jaringan dan menindaklanjuti potensi kolaborasi riset antara Untar, BRIN, dan Fudan University,” tulis Teny dalam laporan kegiatannya.
AI sebagai Solusi Tata Kelola Kota
Inisiatif AISUS+ menekankan bahwa AI bukan sekadar alat teknis, melainkan infrastruktur dasar bagi tata kelola kota modern. Melalui integrasi data multi-sumber, analisis prediktif, dan pemodelan sistem yang kompleks, AI diharapkan mampu meningkatkan pemahaman mengenai hubungan antara iklim, kualitas udara, ekosistem, hingga kesehatan masyarakat.
Keterlibatan aktif dosen FTI Untar dalam forum ini memperkuat pengakuan kepakaran dosen FTI Untar dalam mendukung agenda global untuk pembangunan perkotaan yang berkelanjutan, sekaligus membawa teknologi AI dari ranah teoretis menuju solusi praktis bagi permasalahan polusi udara di Jakarta.
Kegiatan ini sangat berdampak dan bermanfaat bagi Lembaga yaitu:
- Dukungan konkret terhadap SDGs, khususnya Poin 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan) serta Poin 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui pemanfaatan AI.
- Perluasan jejaring internasional dengan membuka peluang kolaborasi riset strategis bersama FTI Untar, Fudan University dan BRIN.
- Peningkatan rekognisi akademik yang berdampak pada reputasi internasional Universitas Tarumanagara sebagai institusi yang adaptif terhadap isu-isu global.
FTI Untar berkomitmen untuk terus menindaklanjuti potensi kerja sama riset terapan guna menghadirkan solusi teknologi yang relevan dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Sumber lainnya: https://shanghaiforum.fudan.edu.cn/forumen/main.htm
