Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Universitas Tarumanagara sukses menyelenggarakan kegiatan Legislative Training bertajuk LIFT (Leadership, Integrity, Foresight, Teamwork). Acara pengembangan kapasitas ini berlangsung secara intensif selama tiga hari dua malam, mulai tanggal 12 hingga 14 Desember 2025, bertempat di Camp David Resort, Puncak, Jawa Barat.
Kegiatan ini diikuti secara antusias oleh 34 orang anggota muda DPM FTI Untar. Pelatihan ini merupakan fase krusial bagi para peserta, karena menjadi syarat utama sebelum mereka resmi dilantik menjadi anggota tetap. Melalui tema “LIFT”, organisasi berupaya menanamkan empat pilar utama dalam diri peserta: kepemimpinan yang kuat, integritas dalam bertindak, pandangan masa depan yang tajam, serta kerja sama tim yang solid dalam menjalankan roda organisasi kampus.
Hadir sebagai pemberi kata sambutan, Tri Sutrisno, S.Si., M.Sc., selaku Pembina Mahasiswa FTI Untar, memberikan pengarahan mengenai pentingnya integritas bagi seorang organisatoris. Selain itu, sesi pengembangan diri juga diisi oleh Untung Subroto, S.Psi., M.Psi., Psikolog, dosen Fakultas Psikologi Untar, yang memberikan wawasan dari perspektif psikologi mengenai manajemen konflik dan dinamika kelompok dalam sebuah tim.
Agenda inti pelatihan difokuskan pada pemaparan mendalam mengenai struktur organisasi DPM FTI Untar. Para anggota muda diberikan penjelasan mendetail mengenai tugas pokok dan fungsi dari setiap komisi, mulai dari fungsi legislasi, pengawasan, hingga penyaluran aspirasi mahasiswa. Melalui diskusi interaktif dan simulasi sidang, para peserta diajak memahami alur kerja nyata agar siap mengawal kebijakan organisasi secara profesional.
Penyelenggaraan Legislative Training ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi stabilitas organisasi di FTI Untar. Dengan pembekalan yang matang, diharapkan lahir kader-kader pemimpin baru yang kompeten dan memiliki kematangan mental untuk membawa DPM FTI Untar menjadi lembaga yang lebih responsif serta berkontribusi nyata bagi seluruh civitas akademika.


