Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Universitas Tarumanagara telah sukses melangsungkan rangkaian Kuliah Pengantar Pendidikan Humaniora. Guna mengakomodasi seluruh mahasiswa, kegiatan akademik ini dilaksanakan dalam tiga sesi komprehensif berformat hybrid. Sesi pertama digelar luring pada Selasa (3/3) di Ruang Seminar FTI Gedung R Lt. 11, dilanjutkan sesi daring via Microsoft Teams pada Kamis (5/3) khusus mahasiswa kelas sore, dan ditutup dengan sesi luring di Ruang 704 pada Jumat (6/3). Kegiatan ini diwajibkan bagi mahasiswa program studi Teknik Informatika dan Sistem Informasi dari berbagai kelas.
Menghadirkan Dr. Kurnia Setiawan, S.Sn., M.Hum. sebagai pembicara tunggal, kuliah pengantar ini difokuskan pada pemahaman esensial mengenai ilmu humaniora di era digital. Tema utama yang diangkat menyoroti pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai kemanusiaan, etika, dan kebudayaan ke dalam pola pikir seorang akademisi teknologi. Dalam pemaparannya, Dr. Kurnia menekankan bahwa mahasiswa IT tidak sekadar dituntut mahir secara teknis, melainkan wajib memiliki kepekaan sosial dan empati agar mampu menciptakan solusi teknologi yang berpusat pada manusia (human-centered).
Penyelenggaraan Kuliah Pengantar Pendidikan Humaniora ini sangat krusial bagi pengembangan karakter di lingkungan FTI Untar. Bagi mahasiswa dan elemen organisasi kampus, wawasan humaniora ini menjadi fondasi penting dalam menyusun program kerja yang tidak hanya berorientasi pada kompetisi teknis, tetapi juga berdampak sosial. Ke depannya, wawasan dari perkuliahan ini diharapkan mampu mencetak lulusan FTI Untar yang tidak hanya cerdas berinovasi, tetapi juga beretika tinggi dan bertanggung jawab penuh terhadap dampak teknologi di masyarakat.
